Daun Kelor Turunkan Kolesterol Saya

COWASJP.COM – Tahun lalu, tepatnya 7 April 2017 ketika saya harus dirawat di rumah sakit karena ada masalah dengan jantung  – kata dokter ada sedikit sumbatan di bagian depan jantung – saya mulai kerap mengukur kadar kolesterol. Saat dirawat di RS, tes kesehatan menunjukkan kadar kolesterol saya 198, sebenarnya masih dalam taraf normal. Ironisnya, setelah pulang dari RS, saya merasakan kolesterol saya mulai tidak stabil.

Sesuai  nasihat dokter, saya memeriksakan kesehatan secara berkala, salah satunya dengan mengecek kadar kolesterol. Kondisi jantung tergantung pada kadar kolesterol yang menentukan kekentalan darah. Semakin tinggi kadar kolesterol, semakin kental darah, maka semakin berat kerja jantung. Imbasnya  tekanan darah bisa naik dan akibat ikutannjya akan lebih berbahaya.

Setiap kontrol selalu diberi obat untuk  mengencerkan darah dan menurunkan kolesterol, tapi hasilnya belum maksimal. Beberapa kali cek kesehatan, kolesterol saya malah di atas 200, bahkan pernah sampai 250. Obat penurun kolesterol belum mempan untuk menurunkan kadarnya. Mungkin juga karena saya tidak disiplin meminumnya. Bukan apa-apa. Obat tersebut membawa efek pusing, sehingga saya hentikan.

Saya berusaha menormalkan kolesterol dengan olahraga dan mengatur pola makan, terutama mengurangi makan gorengan dan lemak. Tanggal 18 Marer 2018 saya cek kolesterol di sebuah klinik. Tes menggunakan alat sederhana, tidak seperti di laboratorium. Meskipun demikian, hasilnya tidak jauh berbeda. Tes itu menunjukkan kolesterol saya 228, masih tinggi.

Keinginan untuk menurunkannya dengan olahraga dan menghindari obat terus menggebu. Sampailah pada informasi tentang daun kelor (moringa oleifera) yang memiliki banyak manfaat. Diantaranya, menurunkan kadar kolesterol dan gula dalam darah. Saya coba untuk meminumnya. Kebetulan saya memiliki daun kelor yang sudah dibuat seperti the celup. Kelor ini saya dapatkan dari istri saya yang membelinya di Parigi-Moutong, Sulawesi Tengah. Sebelumnya saya sudah meminumnya, tapi tidak rutin.

Selain itu saya juga beli daun kelor yang sudah dikeringkan, saat jalan-jalan ke Yogya.  Cara membuatnya sama seperti teh biasa, baik yang celup maupun yang daun kering. Hanya saja dalam sepekan ini saya meminum kelor dari daun kering. Daun kelor kering dicampur dengan air mendidih. Teh kelor ini saya minum tiap pagi dan malam sebelum tidur.

Minggu pagi 8 April 2018, usai jogging di lapangan Rampal, saya periksa kesehatan. Kebetulan di tempat itu ada mahasiswa kedokteran Universitas Brawijaya yang menggelar cek kesehatan, ukur tensi, kolesterol, gula darah dan asam urat. Hasilnya, kadar kolesterol saya 158, Alhamdulillah. Ukuran normalnya di bawah 200. Cara menormalkan kolesterol ternyata sederhana, rutin minum teh daun kelor. Tapi juga jangan lupa hindari gorengan, lemak dan yang tak kalah penting olahraga. (*)

18 Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan (Efek Sampingnya)

Mungkin Anda pernah mendengar peribahasa “dunia tak selebar daun kelor”, hal itu karena daun kelor memiliki ukuran yang kecil.Mungkin Anda pernah mendengar peribahasa “dunia tak selebar daun kelor”, hal itu karena daun kelor memiliki ukuran yang kecil.
Walau kecil ukurannya, daun kelor memiliki banyak manfaat penting bagi kesehatan tubuh. Bahkan, para ilmuan menyebutnya sebagai pohon ajaib (Miracle Tree).
Daun kelor berbentuk bulat lonjong, dan ukurannya yang kecil tersusun rapi pada sebuah tangkai, biasanya dimasak sebagai sayur untuk pengobatan.Penelitian mengenai khasiat daun kelor telah dimulai sejak 1980, pada bagian daunnya, lalu kulit batang, buah dan bijinya.
Organisasi kesehatan dunia WHO menganjurkan bagi anak-anak dan bayi dalam masa pertumbuhan untuk mengkonsumsinya, karena manfaat dari kandungan daun kelor yang besar, yaitu mengandung:
• Potasium tiga kali lipat dari pada pisang.• Kalsium empat kali lipat daripada susu.• Vitamin C tujuh kali lipat daripada jeruk.• Vitamin A empat kali lipat lebih banyak dari pada wortel.• Dua kali lipat protein dari pada susu.
Organisasi WHO yang menobatkan pohon kelor sebagai miracle tree, setelah menemukan manfaat penting daun kelor. Id.wikipedia.orgLebih dari 1.300 studi, artikel dan laporan telah menjelaskan tentang manfaat kelor dan kemampuan dalam penyembuhan penyakit, yang penting dalam menghadapi permasalahan wabah penyakit dan masalah kekurangan gizi.
Penelitian menunjukkan bahwa hampir setiap bagian dari tanaman kelor memiliki khasiat penting, yang dapat dimanfaatkan dalam beberapa cara. Draxe.comManfaat daun kelor
#1. Menjaga berat badanHal penting yang jangan dilupakan yaitu untuk menjaga tubuh agar tetap seimbang berat badannya. Studi yang dilakukan para ahli menemukan bahwa teh kelor membantu untuk menangani masalah pencernaan…
…yang manfaatnya untuk merangsang metabolisme tubuh agar optimal dalam membakar kalori.
Dilansir dari jabar.tribunnews.com, teh yang dibuat dari daun kelor mengandung polyphenol yang tinggi, yang bekerja sebagai antioksidan. Manfaat antioksidan untuk mendetoksifikasi racun di dalam tubuh, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
#2. Menghilangkan flek wajahRamuan sederhananya, ambil beberapa daun kelor yang masih muda, tumbuk hingga sangat halus, lalu gunakan sebagai bedak (atau juga bisa dicampur dengan bedak).
Menurut makassar.tribunnews.com, bahwa di beberapa negara ekstrak kelor sudah digunakan sebagai bahan baku pembuatan kosmetik untuk kulit. Bagian tanaman kelor yang banyak digunakan untuk kulit yaitu pada bagian kulit batang, daun, bunga dan biji.
Daun kelor mengandung nutrisi seperti kalsium dan mineral seperti tembaga, besi, seng (zinc), magnesium, silika dan mangan. Daun kelor juga bisa menjadi pelembab alami, memiliki kegunaan untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan kulit.
Pada daun kelor, terdapat lebih dari 30 zat antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Daun kelor kaya akan mineral dan asam amino yang bisa membantu produksi kolagen dan protein keratin, yang penting bagi kesehatan seluruh jaringan kulit di tubuh.
Terdapat beberapa merek terkenal produk kosmetika yang menggunakan minyak kelor sebagai bahan baku produknya. Terutama produk perawatan kulit seperti krim antiaging, krim antikerut, minyak aromaterapi, facialfoam, lotion, krim pencerah dan deodoran.
Manfaat tanaman kelor ini sangat diperlukan untuk kesehatan dan keindahan kulit, dimulai dari daun kelor, minyak kelor hingga bunga Kelor.
Bunga kelor sering digunakan sebagai bahan baku kosmetik dan parfum, cologne, minyak rambut, dan minyak aromaterapi. Bunga kelor mengandung asam oleat tinggi, sangat baik disuling menjadi minyak. Minyak bunga kelor dapat diandalkan untuk menyerap dan mempertahankan aroma.
#3. Memanfaatkan daun kelor untuk kecantikanHal ini bisa menjadi alternatif perawatan kecantikan alami. Selain menggunakan minyak atsirinya dan bubuk kelor yang dijual di pasaran, Anda bisa memanfaatkan daunnya secara langsung.
Caranya, pertama-tama buatlah pasta daun kelor. Pilih daun kelor yang masih hijau dan segar, pisahkan dari rantingnya.
Haluskan daun kelor dengan ditambahkan sedikit air saja (agar daun kelor menjadi bentuk pasta).
Kemudian dijadikan ramuan tersebut sebagai masker, pasta daun kelor tersebut bisa disimpan selama 3 hari di dalam lemari es. (makassar.tribunnews.com)

#4. Daun kelor cukupi gizi ibu menyusui dan anakDilansir dari health.liputan6.com, Dosen Fakultas Farmasi UGM Yogyakarta, Yosi Bayu Murti menjelaskan bahwa pengembangan manfaat tanaman kelor di Indonesia terbilang terlambat dibanding luar negeri.
Namun, masih ada kesempatan mengembangkannya untuk pangsa pasar dalam negeri, sebelum nantinya diambil alih produsen luar negeri.
Yosi melihat potensi besar untuk mengembangkan pasar dari manfaat tanaman kelor dalam perbaikan gizi pada ibu menyusui dan anak.
“Daun kelor mengandung protein, zat besi, dan Vitamin C. Selain itu ada ada juga unsur flavonoid yang manfaatnya membantu ibu menyusui menghasilkan ASI lebih banyak. Kandungan protein membuat ASI berkualitas,” kata Yosi di di Jakarta (12/8/2015).
Kandungan zat besi tinggi, yang 25 kali lebih tinggi dibanding bayam, disarankan dikonsumsi ibu usai melahirkan, dimana wanita menstruasi umumnya kehilangan banyak zat besi.
Untuk anak-anak, dapat dikonsumsi sejak sang bayi, yaitu bayi di atas enam bulan.
Namun, Yosi mengingatkan bahwa ibu hamil perlu menghindari konsumsi daun kelor saat hamil, terutama trisemester pertama.
#5. Menyehatkan mataDaun kelor memiliki kandungan tinggi vitamin A yang sangat baik untuk mata. Konsumsi daun kelor bermanfaat agar organ mata selalu dalam keadaan sehat dan jernih.
Daun kelor dapat dimanfaatnya dalam menyembuhkan penyakit mata, bisa dengan dimakan secara langsung (setelah daun dibersihkan).
Menurut Tati Winarto, seseorang pakar herbal dari Yayasan Pengembangan Tanaman Obat Karyasari, menjelaskan bahwa daun kelor mempunyai  banyak kandungan gizi, salah satunya vitamin A dan kalsium.
“Kandungan vitamin A dalam daun kelor bermanfaat untuk melindungi kesehatan mata, baik itu dari mulai kurangi resiko mata plus, minus, silinder dan katarak. Daun kelor juga baik apabila dikonsumsi oleh pasien diabetes dan bermanfaat menjernihkan pandangan matanya,” kata Tati Winarto. jitunews.com
#6. Antioksidan dan senyawa anti-inflamasiMenurut sebuah laporan yang diterbitkan di Asia Pacific Journal of Cancer Prevention, daun kelor mengandung campuran asam amino esensial, fitonutrien karotenoid, antioksidan seperti quercetin, dan senyawa antibakteri alami yang memiliki fungsi seperti obat anti-inflamasi.
Daun kelor memiliki beberapa senyawa anti-penuaan yang mampu menurunkan efek stres oksidatif dan peradangan. Manfaat semakin optimal dengan adanya senyawa polifenol, vitamin C, beta-karoten, quercetin, dan asam klorogenat…
…senyawa tersebut terkait dengan penurunan risiko untuk penyakit kronis, seperti perut, paru-paru, kanker usus besar, diabetes, hipertensi, dan penyakit mata akibat faktor usia. (draxe.com)
#7. Menjaga kesehatan ginjalTati Winarto menjelaskan bahwa konsumsi makanan sehat otomatis membantu ginjal bekerja dengan optimal (fungsinya), sebaliknya makanan tak sehat (salah satunya makanan tinggi lemak) akan menumpuk di ginjal…
….mengakibatkan timbulnya masalahan kesehatan. Konsumsi daun kelor, otomatis membantu mengembalikan kesehatan ginjal yang sudah dalam kondisi tak baik. (jitunews.com)
#8. Memperlambat efek penuaanSebuah studi di tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Ilmu dan Teknologi Pangan untuk menguji manfaat kelor. Mengetahui tentang kadar enzim antioksidan yang berharga, peneliti ingin menyelidiki apakah daun kelor bisa membantu memperlambat efek penuaan, dengna memanfaatkan antioksidan herbal alami, yang mampu menyeimbangkan hormon secara alami.
Studi dengan melibatkan sembilan puluh wanita menopause antara usia 45-60 tahun dibagi menjadi tiga kelompok, yang diberikan berbagai tingkat suplemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi dengan kelor dan bayam menyebabkan peningkatan yang signifikan senyawa antioksidan, yang berperan penting dalam memperlambat efek penuaan. (draxe.com)
#9. Mengobati rematikDaun kelor dapat dimanfaatkan untuk mengobati rematik. Penggunaan daun kelor dalam pengobatan rematik untuk mengurangi rasa sakit pada sendi dan mengurangi penumpukan asam urat pada sendi, yang sangat penting dalam mengatasi masalah rematik atau asam urat. Manfaat daun kelor ini bisa dimanfaatkan untuk rematik, pegal linu, nyeri, dsb.
Loading…
#10. Mencegah penyakit jantungSebuah studi pada hewan di laboratorium yang diterbitkan dalam edisi Februari 2009 dari “Journal of Medicinal Food” menemukan bahwa daun kelor mampu mencegah kerusakan jantung dan memberikan manfaat antioksidan.
Dalam studi tersebut, pemberian dosis 200 miligram per kilogram berat badan setiap hari selama 30 hari, menghasilkan berupa tingkat lebih rendah dari lipid teroksidasi, dan jaringan jantung dilindungi dari kerusakan struktural.
Para peneliti menyimpulkan bahwa daun kelor memberikan manfaat yang signifikan untuk kesehatan jantung. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan, untuk memperkuat hasil penemuan ni.
#11. Anti KankerPada studi mengenai kultur jaringan sel kanker serviks manusia, yang diterbitkan di jurnal “Food and Chemical Toxicology” edisi Juni 2011. Ekstrak kelor mampu mencegah pertumbuhan dan reproduksi sel-sel kanker. Peneliti menyimpulkan bahwa daun kelor menunjukkan potensi sebagai pencegahan alami kanker.
Antioksidan di dalam daun kelor sangat tinggi, selain itu kandungan potasium yang tinggi. Membuat daun kelor memiliki khasiat untuk memperlambat bahkan menghilangkan kanker di dalam tubuh.
#12. Mengatasi diabetesTingginya kandungan mineral yaitu seng, membuat daun kelor memiliki sifat anti diabetes. Kandungan tersebut diperlukan untuk produksi insulin, demikian menurut peneliti dari University of Wiconsin LaCrosse, yang melakukan sebuah studi hewan di laboratorium, yang diterbitkan dalam edisi Juni 2012 dari “Journal of Diabetes”.
Daun kelor dapat mengurangi kadar gula dalam darah sehingga menjadi normal. Daun kelor dapat dijadikan sebagai insulin alami untuk mengatasi diabetes. Sehingga konsumsi sayur daun kelor bisa mencegah penyakit gula darah atau diabetes.
Menurut draxe.com, senyawa asam chlorogenic pada daun kelor terbukti membantu mengontrol kadar gula darah dan memungkinkan sel untuk mengambil atau melepaskan glukosa (gula) yang diperlukan. Selain asam chloregnic, senyawa isothiocyanate juga telah dikaitkan dengan perlindungan alami terhadap penyakit diabetes.
Sebuah studi yang dipublikasikan di International Journal of Food Science Technology, menemukan bahwa daun kelor memiliki efek positif pada kontrol glukosa darah dan insulin pada pasien diabetes.
#13. Meningkatkan kesehatan pencernaanDaun kelor memiliku sifat anti-inflamasi, yang dapat mencegah atau mengobati sakit maag, penyakit hati, kerusakan ginjal, keluhan pencernaan, dan infeksi. Penggunaan umum dari minyak kelor membantu meningkatkan fungsi hati…
…hal itu karena manfaat untuk detoksifikasi racun dan zat berbahaya di dalam tubuh. Kemungkinan juga bisa mengatasi penyakit batu ginjal, infeksi saluran kemih, sembelit, retensi cairan dan diare. (draxe.com)
#14. Bantuan arthritisDaun kelor membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit beberapa bentuk arthritis, demikian menurut sebuah studi yang dipublikasikan di “Journal of Chinese Integrative Medicine” edisi Februari 2011.
Dalam studi hewan di laboratorium, ekstrak daun kelor mengurangi kepekaan terhadap rangsangan yang menyakitkan pada sendi rematik. Para peneliti mencatat bahwa kombinasi akar dan ekstrak daun memiliki “efek sinergis” untuk mengurangi rasa sakit.
#15. Melindungi tubuh dari bakteriMenurut Tati Winarto, seseorang pakar herbal, ekstrak daun kelor memiliki kandungan senyawa antibakteri. Dalam riset yang diterbitkan di Bayero Journal of Pure and Applied Sciences, ekstrak daun kelor mampu menghalangi perkembangan mikroorganisme berbahaya seperti Staphylococcus aureus, Pseudomonas aemenyesalnosa, Enterobacter aerogenes dan Escherichia coli. (jitunews.com)
#16. Menyehatkan kulitDaun kelor mengandung vitamin c dan antioksidan yang sangat tinggi, yang manfaatnya sangat penting bagi kesehatan kulit. Daun kelor bisa dijadikan sayur, jika rutin dikonsumsi memiliki khasiat untuk menghaluskan kulit dan mencegah timbulnya jerawat.
Daun kelor yang ditumbuk juga bisa dijadikan sebagai masker wajah, yang bisa membuat kulit wajah semakin halus dan sehat.
Menurut draxe.com, daun kelor mengandung antibakteri alami, antijamur dan senyawa antiviral yang melindungi kulit dari infeksi. Manfaatnya meliputi menghilangkan bau, mengurangi peradangan yang terkait dengan jerawat, mengobati infeksi atau abses, menyingkirkan ketombe, membantu menyembuhkan gigitan, luka bakar, kutil karena virus dan luka.
#17. Menurunkan tekanan darah dan kolesterolMenurut Tati Winarto, seseorang pakar herbal, bahwa salah satu manfaat tidak terduga daun kelor yaitu menjaga kadar darah dan mencegah kolesterol tinggi. Hal ini seperti yang dipaparkan di Journal Phytotherapy Research.
Hal itu karena daun kelor memiliki kandungan zat hiocarbamate glikosida, nitrile dan glikosida minyak mustard, yang memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah. (jitunews.com)

#18. Menstabilkan mood dan melindungi kesehatan otakSebagai makanan protein tinggi dan sumber yang kaya asam amino triptofan, daun kelor memiliki manfaat sebagai neurotransmitter, termasuk membantu tubuh dan mood akan “merasa baik”.
Adapun Kandungan antioksidan dan senyawa tiroid, bermanfaat untuk menjaga tingkat energi tubuh, agar mencegah kelelahan yang sangat, depresi, suasana hati buruk dan insomnia. (draxe.com)

Efek samping daun kelorDaun kelor cukup aman ketika diminum dan digunakan dengan tepat. Daun, buah, dan biji-bijian mungkin aman bila dikonsumsi sebagai makanan. Namun, penting untuk menghindari konsumsi akar tanaman kelor, yang dapat mengandung zat beracun.
Konsumsi tanaman kelor perlu dihindari untuk ibu hamil karena bahan kimia yang terkandung di dalamnya, dikhawatirkan menyebabkan komplikasi selama kehamilan dan keguguran. Memang ada perbedaan pendapat mengenai hal ini, tetapi hal yang terbaik adalah menghindari konsumsi daun kelor saat sedang hamil atau menyusui. (draxe.com)

 

https://kesehatantubuh-tips.blogspot.com/2016/08/manfaat-daun-kelor-untuk-kesehatan.html

Manfaat Daun Kelor dan Cara Penggunaan

Mungkin banyak yang tidak menduga, tanaman kelor yang banyak tumbuh di kebon-kebon atau di hutan Indonesia ini ternyata banyak sekali memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh manusia, atau sering digunakan sebagai obat herbal. Manfaat daun kelor, pohon, buah, biji, dan akarnya begitu menakjubkan dan telah dibuktikan melalui penelitian ilmiah.

Telinga kita begitu akrab dengan peribahasa yang mengatakan “dunia tak selebar daun kelor“, maka dari itu Anda pasti sudah tahu seperti apa wujud tanaman dan daun kelor yang dimaksud. Kelor memiliki nama ilmiah Morenga oleifera, Tanaman ini banyak tumbuh di iklim tropis misalanya India, Asia Tenggara dan tentunya di Indonesia.

Karena diketahui khasiat Kelor yang banyak, maka daun kelor telah banyak digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk gangguan kardiovaskular (jantung), gangguan pencernaan dan peradangan, dilaporkan dalam sebuah artikel yang diterbitkan dalam jurnal “Phytotherapy Research” pada tahun 2007.

Manfaat Daun Kelor dan Bagian Lainnya

Kelor Sebagai Antimikroba

Ekstrak daun dan biji dari tanaman kelor mengandung senyawa yang memiliki sifat anti-bakteri artinya dapat digunakan sebagai obat infeksi. Menurut sebuah penelitian pada Juni 2010 “Bayero Journal of Pure and Applied Sciences” ekstrak daun kelor dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab penyakit seperti Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, Enterobacter aerogenes dan Escherichia coli. Sedangkan manfaat ekstrak biji kelor hanya efektif terhadap E.coli dan Salmonella typhimurium, tapi hebatnya Ekstrak biji dapat mencegah pertumbuhan jamur – Mucor dan Rhizopus.

Menurunkan Tekanan Darah dan Kolesterol

Moringa oleifera dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol tinggi. Manfaat daun kelor ini dimuat dalam artikel “Phytotherapy Research,” pada tahun 2007, menyimpulkan bahwa ekstrak daun kelor telah memiliki efek stabilisasi pada tekanan darah. Khasiat daun kelor seperti itu ada kerena mengandung zat, seperti thiocarbamate glikosida, nitrile dan glikosida minyak mustard, yang membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian yang sama melaporkan bahwa B-sitosterol, bioaktif yang ditemukan dalam daun kelor, dapat membantu menjaga kadar kolesterol agar tetap sehat.

Selain itu, buah kelor bermanfaat menurunkan kolesterol jahat LDL, trigliserida dan kolesterol dibuktikan memlaui penelitian pada kelinci dengan kadar kolesterol tinggi yang tidak normal.

Khasiat Kelor Sebagai Pelindung Hati

Makan makanan yang sehat membantu hati untuk melakukan semua fungsinya dengan baik. Sebaliknya, diet tinggi lemak dapat menyebabkan lemak menumpuk di jaringan hati, lama kelamaan mengarah ke berbagai masalah kesehatan. Tanaman kelor dapat membantu membalikkan kerusakan hati yang dilakukan oleh makanan yang tidak sehat.

Sebuah studi yang diterbitkan pada bulan Juni 2012 “India Journal of Experimental Biology” menemukan bahwa ekstrak daun kelor mampu melindungi hati terhadap kerusakan, penelitian pada tikus yang diberi makan dengan diet tinggi lemak.

Selanjutnya, ekstrak bunga kelor diketahui memiliki aktivitas hepatopretektor (pelindung hati), dipublikasikan dalam “Phytotherapy Research“, 2007.  Manfaat kelor tersebut ada karena mengandung zat quercetin, flavonoid.

Biji Kelor Bermanfaat untuk mengobati Asma bronkial

Sebuah studi yang diterbitkan dalam “Journal of Pharmacology India” pada Januari 2008 meneliti efek dari benih Moringa oleifera pada asma bronkial, penyakit paru-paru kronis yang menyempitkan saluran nafas. Dalam studi tersebut, 20 pasien dengan asma bronkial diobati dengan 3 gram bubuk, biji benih dikeringkan selama tiga minggu. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam gejala asma dan pengurangan serangan asma. Hal inilah ayang menyebabkan para peneliti menyimpulkan bahwa tanaman kelor berguna untuk mengobati asma bronkial. Tidak ada efek samping yang diamati.

Selain itu mungkin masih banyak manfaat daun kelor lainnya yang tidak tercantum di sini.

Cara Penggunaan Daun Kelor

Untuk mendapatkan manfaat daun kelor yang luar biasa banyak, maka harus benar cara mengonsumsinya. Untungnya daun kelor dapat dimakan segar, dimasak atau kering.

Pedoman umum merekomendasikan, cara makan daun kelor, yakni seperti sayuran lainnya yang Anda konsumsi. Oleh karena itu Anda bisa makan daun kelor dalam segala macam cara: daun kelor bisa dimakan di salades, ditambahkan ke nasi atau pasta atau hidangan lainnya misalnya jus daun kelor.

Daun kelor juga tersedia dalam bentuk bubuk yang dapat digunakan sebagai teh, ditambahkan ke minuman, ditaburkan di makanan atau diambil dalam kapsul.

Perhatian: Panas berlebih dapat menghancurkan beberapa vitamin, dan semua enzim yang terkandung dalam daun kelor atau bubuk daun kelor. Jadi jangan dimasak terlalu lama!

Makan berapa banyak?

Manfaat daun kelor akan tercapai ketika dosis yang dikonsumsi mencukupi, memang belum ada penelitian pasti berapa banyak yang harus dikonsumsi. Namun ada sumber yang mengatakan bahwa 100 gram daun kelor segar perhari cukup adekuat dan aman.

Mungkin banyak yang tidak menduga, tanaman kelor yang banyak tumbuh di kebon-kebon atau di hutan Indonesia ini ternyata banyak sekali memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh manusia, atau sering digunakan sebagai obat herbal. Manfaat daun kelor, pohon, buah, biji, dan akarnya begitu menakjubkan dan telah dibuktikan melalui penelitian ilmiah.

Telinga kita begitu akrab dengan peribahasa yang mengatakan “dunia tak selebar daun kelor“, maka dari itu Anda pasti sudah tahu seperti apa wujud tanaman dan daun kelor yang dimaksud. Kelor memiliki nama ilmiah Morenga oleifera, Tanaman ini banyak tumbuh di iklim tropis misalanya India, Asia Tenggara dan tentunya di Indonesia.

Karena diketahui khasiat Kelor yang banyak, maka daun kelor telah banyak digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk gangguan kardiovaskular (jantung), gangguan pencernaan dan peradangan, dilaporkan dalam sebuah artikel yang diterbitkan dalam jurnal “Phytotherapy Research” pada tahun 2007.

Manfaat Daun Kelor dan Bagian Lainnya

Kelor Sebagai Antimikroba

Ekstrak daun dan biji dari tanaman kelor mengandung senyawa yang memiliki sifat anti-bakteri artinya dapat digunakan sebagai obat infeksi. Menurut sebuah penelitian pada Juni 2010 “Bayero Journal of Pure and Applied Sciences” ekstrak daun kelor dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab penyakit seperti Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, Enterobacter aerogenes dan Escherichia coli. Sedangkan manfaat ekstrak biji kelor hanya efektif terhadap E.coli dan Salmonella typhimurium, tapi hebatnya Ekstrak biji dapat mencegah pertumbuhan jamur – Mucor dan Rhizopus.

Menurunkan Tekanan Darah dan Kolesterol

Moringa oleifera dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol tinggi. Manfaat daun kelor ini dimuat dalam artikel “Phytotherapy Research,” pada tahun 2007, menyimpulkan bahwa ekstrak daun kelor telah memiliki efek stabilisasi pada tekanan darah. Khasiat daun kelor seperti itu ada kerena mengandung zat, seperti thiocarbamate glikosida, nitrile dan glikosida minyak mustard, yang membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian yang sama melaporkan bahwa B-sitosterol, bioaktif yang ditemukan dalam daun kelor, dapat membantu menjaga kadar kolesterol agar tetap sehat.

Selain itu, buah kelor bermanfaat menurunkan kolesterol jahat yaitu LDL dan trigliserida dibuktikan melaui penelitian pada kelinci dengan kadar kolesterol tinggi yang tidak normal.

Khasiat Kelor Sebagai Pelindung Hati

Makan makanan yang sehat membantu hati untuk melakukan semua fungsinya dengan baik. Sebaliknya, diet tinggi lemak dapat menyebabkan lemak menumpuk di jaringan hati, lama kelamaan mengarah ke berbagai masalah kesehatan. Tanaman kelor dapat membantu membalikkan kerusakan hati yang dilakukan oleh makanan yang tidak sehat.

Sebuah studi yang diterbitkan pada bulan Juni 2012 “India Journal of Experimental Biology” menemukan bahwa ekstrak daun kelor mampu melindungi hati terhadap kerusakan, penelitian pada tikus yang diberi makan dengan diet tinggi lemak.

Selanjutnya, ekstrak bunga kelor diketahui memiliki aktivitas hepatopretektor (pelindung hati), dipublikasikan dalam “Phytotherapy Research“, 2007.  Manfaat kelor tersebut ada karena mengandung zat quercetin, flavonoid.

Biji Kelor Bermanfaat untuk mengobati Asma bronkial

Sebuah studi yang diterbitkan dalam “Journal of Pharmacology India” pada Januari 2008 meneliti efek dari benih Moringa oleifera pada asma bronkial, penyakit paru-paru kronis yang menyempitkan saluran nafas. Dalam studi tersebut, 20 pasien dengan asma bronkial diobati dengan 3 gram bubuk, biji benih dikeringkan selama tiga minggu. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam gejala asma dan pengurangan serangan asma. Hal inilah ayang menyebabkan para peneliti menyimpulkan bahwa tanaman kelor berguna untuk mengobati asma bronkial. Tidak ada efek samping yang diamati. Namun mekanismenya masih belum jelas sehingga perlu diteliti lagi.

Selain itu mungkin masih banyak manfaat daun kelor lainnya yang tidak tercantum di sini.

Cara Penggunaan Daun Kelor

Untuk mendapatkan manfaat daun kelor yang luar biasa banyak, maka harus benar cara mengonsumsinya. Untungnya daun kelor dapat dimakan segar, dimasak atau kering.

Pedoman umum merekomendasikan, cara makan daun kelor, yakni seperti sayuran lainnya yang Anda konsumsi. Oleh karena itu Anda bisa makan daun kelor dalam segala macam cara: daun kelor bisa dimakan di salades, ditambahkan ke nasi atau pasta atau hidangan lainnya misalnya jus daun kelor.

Daun kelor juga tersedia dalam bentuk bubuk yang dapat digunakan sebagai teh, ditambahkan ke minuman, ditaburkan di makanan atau diambil dalam kapsul.

Perhatian: Panas berlebih dapat menghancurkan beberapa vitamin, dan semua enzim yang terkandung dalam daun kelor atau bubuk daun kelor. Jadi jangan dimasak terlalu lama!

Makan berapa banyak?

Manfaat daun kelor akan tercapai ketika dosis yang dikonsumsi mencukupi, memang belum ada penelitian pasti berapa banyak yang harus dikonsumsi. Namun ada sumber yang mengatakan bahwa 100 gram daun kelor segar perhari cukup adekuat dan aman.

Manfaat Daun Kelor Menurut Penelitian, Turunkan Kadar Gula Darah, Peradangan hingga Kolesterol

TRIBUNJOGJA.COM – Daun kelor menyimpan manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh. Namun demikian, bisa jadi tidak semua orang mengetahui manfaat daun kelor tersebut.

Jika kalian belum mengetahuinya, atau masih ragu dengan manfaat daun kelor, ulasan manfaat daun kelor yang sudah didukung hasil penelitian secara ilmiah berikut ini bisa jadi referensi.

Perlu diketahui, nilai manfaat daun kelor ini bahkan sudah diakui dunia. Dikutip tribunjogja.com dari doktersehat.com, manfaat daun kelor bahkan sudah diakui organisasi kesehatan dunia (WHO).

Menurut data WHO, manfaat daun kelor sebagian di antaranya adalah dapat membantu perkembangan tubuh, menjadi obat tradisional untuk berbagai macam penyakit.

Disebutkan, kandungan asam amino esensial di dalamnya juga dapat membantu perkembangan bayi dalam kandungan.

Manfaat daun kelor tersebut di atas mungkin baru sebagian. Namun bersyukurlah bagi Anda yang suka mengkonsumsi daun kelor.

Tumbuhan dengan nama latin Moringa oleifera ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Beberapa artikel kesehatan menyebutkan jika daun kelor bermanfaat untuk kesehatan kulit.

Selain itu, masih ada banyak manfaat lain, yang bisa didapat dari mengkonsumsi daun kelor.

Tanaman dengan bentuk daun bulat kecil-kecil bersusun majemuk ini biasa dimasak sebagai sayur.

 

bersambung..

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Manfaat Daun Kelor Menurut Penelitian, Turunkan Kadar Gula Darah, Peradangan hingga Kolesterol, https://jogja.tribunnews.com/2019/02/25/manfaat-daun-kelor-menurut-penelitian-turunkan-kadar-gula-darah-peradangan-hingga-kolesterol.

Editor: ose

Keajaiban Daun Kelor, Turunkan Kolesterol hingga Gula Darah

KESEHATAN, balipuspanews.com – Daun kelor adalah tanaman dengan segudang manfaat yang berasal dari suku Moringaceae. Selain ukurannya yang kecil, daun kelor juga memiliki bentuk oval dan bertangkai. Tinggi pohon bisa mencapai 11 meter dengan ujung-ujung rantingnya dihiasi bunga berwarna kuning beraroma semerbak.

Memiliki nama latin Moringa Oleifera, daun kelor dipercaya memiliki manfaat baik untuk kesehatan tubuh. Berikut adalah manfaat baik dari daun kelor.

1. Anti stres
Dikagumi Bangsa Barat, Inilah 10 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatanwelldoing.org
Bеrdаsаrkаn hаsil dаri sеbuаh реnеlitiаn dаlаm Jоurnаl оf Рhаrmаcоlоgy аnd Рhаrmаcоdynаmics, dikаtаkаn bаhwа, daun kelor mеruраkаn sаlаh sаtu аdарtоgеn аlаmi. Аrtinyа, tаnаmаn ini mеmiliki kеmаmрuаn dаlаm mеlindungi tubuh dаri еfеk tоksik yаng diрicu оlеh strеs.

2. Menurunkan gula darah
Dikagumi Bangsa Barat, Inilah 10 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatancharterclinic.com
Gulа dаrаh dараt mеnjаdi mаsаlаh sеrius untuk kеsеhаtаn. Gulа dаrаh yаng tinggi dараt mеnyеbаbkаn diаbеtеs. Lаlu, sеiring bеrjаlаnnyа wаktu, tingginyа gulа dаrаh dараt mеnyеbаbkаn реnyаkit lаin sереrti jаntung. Sаlаh sаtu cаrа mеnurunkаn kаdаr gulа dаrаh аdаlаh dеngаn mеmanfaatkan daun kelor.

Sеbuаh реnеlitiаn mеnggunаkаn daun kelor sеbаnyаk 50 grаm dаn mеncаmрurnyа kе dаlаm mаkаnаn. Hаsilnyа dikеtаhui daun ini dараt mеngurаngi kеnаikаn gulа dаrаh sеbеsаr 21 реrsеn.

3. Mengurangi peradangan
Dikagumi Bangsa Barat, Inilah 10 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatanhealthjade.com
Реrаdаngаn аdаlаh rеsроn аlаmi dаri tubuh tеrhаdар infеksi аtаu cеdеrа dаn реnting sеbаgаi mеkаnismе реrlindungаn tubuh. Tеtарi реrаdаngаn yаng bеrkеlаnjutаn diyаkini mеnjаdi sаlаh sаtu gеjаlа реnyаkit jаntung dаn kаnkеr. Kаndungаn аnti-inflаmаsi yаng tеrkаndung di dаlаm daun kelor dараt mеngurаngi реrаdаngаn раdа tubuh.

4. Menurunkan kolesterol
Dikagumi Bangsa Barat, Inilah 10 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatandrsinatra.com
Jumlаh kоlеstеrоl yаng tinggi di dаlаm dаrаh dараt mеningkаtkаn risikо реnyаkit jаntung. Untungnyа, bаnyаk mаkаnаn yаng dараt mеnurunkаn kоlеstеrоl dаlаm tubuh, sереrti gаndum, аlmоnd, jugа daun kelor.

5. Kaya antioksidan

Dikagumi Bangsa Barat, Inilah 10 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatanhealth.harvard.edu
Аntiоksidаn аdаlаh sеnyаwа yаng dараt mеlаwаn rаdikаl bеbаs di dаlаm tubuh. Tingkаt rаdikаl bеbаs yаng tinggi dараt mеnyеbаbkаn strеs dаn kеmudiаn mеnimbulkаn bаnyаk реnyаkit krоnis, sаlаh sаtunyа diаbеtеs.

Mеmanfaatkаn daun kelor yаng kаyа аntiоksidаn dараt mеnjаdi sоlusi untuk mеnurunkаn rаdikаl bеbаs dаlаm tubuh. Daun kelor dараt disеduh mеnjаdi tеh, аtаu еkstrаknyа dараt dimanfaatkаn sеbаgаi bаhаn реngаwеt mаkаnаn yаng аlаmi.

6. Anti kanker
Dikagumi Bangsa Barat, Inilah 10 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatanmedicalnewstoday.com
Manfaat аnti kаnkеr раdа еkstrаk daun kelor ini, tеlаh ditunjukkаn dаlаm studi kultur jаringаn sеl kаnkеr sеrviks mаnusiа yаng ditеrbitkаn dаlаm еdisi Juni 2011 jurnаl Fооd аnd Chеmicаl Tоxicоlоgy. Еkstrаk kelor mеncеgаh реrtumbuhаn dаn rерrоduksi sеl-sеl kаnkеr. Реnеliti tеrkеmukа itu juga mеnyimрulkаn bаhwа daun kelor mеnunjukkаn роtеnsi sеbаgаi реncеgаhаn аlаmi.

7. Anti diabetes
Dikagumi Bangsa Barat, Inilah 10 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatanhealth.com
Sifаt аnti diаbеtеs dаri daun kelor bеrаsаl dаri tingginyа sеng yаitu minеrаl yаng diреrlukаn untuk рrоduksi insulin, mеnurut Univеrsity оf Wicоnsin LаCrоssе. Раrа реnеliti mеnyimрulkаn bаhwа реnyеmbuh mеnunjukkаn kеrjа yаng аkurаt tеntаng реnyеbаb diаbеtеs dаn реndеkаtаn dаsаr yаng dibutuhkаn untuk mеngоbаti реnyаkit. Dаlаm studi hеwаn lаbоrаtоrium yаng ditеrbitkаn dаlаm еdisi Juni 2012 dаri Jоurnаl оf Diаbеtеs, sеtiар 150 miligrаm реr kilоgrаm bеrаt bаdаn dаri sеlаmа 21 hаri, dараt dibеrikаn manfaat аnti diаbеtеs yаng signifikаn.

8. Mengobati arthritis
Dikagumi Bangsa Barat, Inilah 10 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatanthehealthedge.com
Daun kelor dараt mеmbаntu mеngurаngi реrаdаngаn dаn rаsа sаkit dari bеbеrара bеntuk аrthritis, mеnurut sеbuаh studi yаng muncul di еdisi Fеbruаri 2011 dаri Jоurnаl оf Chinеsе Intеgrаtivе Mеdicinе. Dаlаm studi hеwаn lаbоrаtоrium, еkstrаk daun dаn аkаn kelor mеngurаngi kереkааn tеrhаdар rаngsаngаn yаng mеnyаkitkаn раdа sеndi rеmаtik. Раrа реnеliti jugа mеncаtаt bаhwа kоmbinаsi аkаr dаn еkstrаk daun mеmiliki “еfеk sinеrgis” untuk mеngurаngi rаsа sаkit.

9. Menjaga kesehatan sistem pencernaan
Dikagumi Bangsa Barat, Inilah 10 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatanbuoyhealth.com
Daun kelor mеruраkаn sumbеr kаlsium dаn sеrаt yаng bеrkоntribusi bеsаr tеrhаdар kеsеhаtаn sistеm реncеrnааn di dаlаm tubuh. Sеlаin itu, kаndungаn sеrаt tinggi di dаlаm daun kelor jugа mаmрu mеmbаntu mеngоntrоl bеrаt bаdаn dеngаn mеmbuаt tubuh mеrаsа kеnyаng lеbih lаmа dаn mеndukung рrоsеs mеtаbоlismе tubuh yаng орtimаl.

10. Menyehatkan mata
Dikagumi Bangsa Barat, Inilah 10 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatanyoutube.com/Sergey Gusev
Sереrti yаng dikаtаkаn sеbеlumnyа, daun kelor mеmiliki kаndungаn vitаmin А yаng bеgitu tinggi, bаhkаn 4 kаli lеbih tinggi dibаndingkаn wоrtеl yаng sеlаmа ini digаdаng-gаdаng sеbаgаi sumbеr vitаmin А. Kаrеnа itu, tаk hеrаn араbilа kоnsumsi daun kelor sеtiар hаri mаmрu mеmbеrikаn еfеk bеsаr tеrhаdар kеsеhаtаn mаtа.

Itulah 10 manfaat daun kelor untuk kesehatan tubuh yang pelu kamu ketahui. Ternyata tanaman yang banyak dijumpai di negeri kita tercinta memiliki banyak khasiat yang kini mulai digandrungi di dunia barat.(idtimes.com/bpn/tim)

Cara Mengolah Daun Kelor untuk Konsumsi Sehari-Hari dan Pengobatan

Merdeka.com – Sudahkah Anda mengetahui manfaat daun kelor bagi tubuh? Pengobatan tradisional ayurveda menyebut tanaman dengan nama lain Moringa oleifera ini memiliki khasiat penyembuhan untuk 300 jenis penyakit. Karena itulah para tabib India sudah mempelajari cara mengolah daun kelor selama berabad-abad.

Organisasi kesehatan dunia WHO (World Health Organization) merekomendasikan kelor sebagai sumber makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi balita di negara-negara miskin. Hasil penelitian menunjukkan daun, batang, dan biji kelor mengandung sejumlah senyawa bermanfaat, seperti vitamin A, itamin C, quercetin, dan chlorogenic acid.

Sejumlah manfaat kelor untuk kesehatan antara lain mencegah kanker, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kolesterol. Kelor juga bermanfaat untuk mengatasi nyeri haid dan melindungi tubuh dari paparan racun arsenik.

Saat ini kita bisa mengambil khasiat kelor dengan mengonsumsi ekstrak atau kapsulnya. Kelor juga bisa dikonsumsi sebagai sayuran. Lalu bagaimana jika ingin mengolah kelor sendiri? Berikut ini kami tampilkan cara mengolah daun kelor untuk konsumsi sehari-hari dan pengobatan tradisional.

Cara Mengolah Daun Kelor Segar

©2019 Merdeka.comPixabay

Jika Anda bermaksud mengolah atau memasak daun kelor yang masih segar, sebaiknya segera dikonsumsi maksimal 4 jam setelah pemetikan.

Daun kelor mudah mengalami proses fermentasi, terlihat dari daunnya yang cepat layu dan menguning. Kalau sudah begini kandungan nutrisinya pun bakal berkurang.

Daun kelor yang masih segar bisa segera dimasak atau diseduh menjadi teh.

Cara Mengolah Daun Kelor Menjadi Teh

©2019 Merdeka.comPixabay

Salah satu cara mengolah daun kelor yang paling populer adalah menyeduhnya seperti teh. Agar bisa mendapatkan teh daun kelor, Anda perlu bubuk daun kelor atau daun kelor yang sudah dikeringkan.

Berikut ini kami tampilkan cara mengolah daun kelor menjadi teh:

  1. Petik daun kelor yang masih segar dan muda. Letaknya di dekat pucuk dan berwarna hijau muda.
  2. Rendam daun kelor di dalam air bersih untuk membersihkan kotoran-kotoran yang menempel.
  3. Setelah dicuci bersih, keringkan daun kelor. Letakkan di nampan, kemudian letakkan di udara terbuka. Sebisa mungkin jangan letakkan di bawah sinar matahari langsung. Paparan sinar matahari langsung bisa membuat kandungan gizinya berkurang.
  4. Jika daun kelor sudah kering sempurna, tumbuk atau blender hingga menjadi bubuk halus.
  5. Simpan daun kelor yang sudah menjadi bubuk di dalam wadah khusus dan letakkan di tempat yang sejuk. Tujuan penyimpanan seperti ini adalah menghilankan enzim oksidatif yang membuat daun kelor bubuk tak bisa disimpan lama.
  6. Jika ingin membuat teh, ambil 1 atau 2 sendok makan daun kelor bubuk. Setelah itu seduh dengan air panas. Tambahkan madu jika menginginkan rasa yang lebih manis. Konsumsi teh segera setelah diseduh.

Demikian cara mengolah daun kelor menjadi teh. Sekadar informasi, penelitian menunjukkan bukti yang kuat bahwa kelor bisa membantu penyembuhan kanker.

Sebuah penelitian di tahun 2015 yang dipublikasikan di jurnal PLoS One menunjukkan bahwa ekstrak daun, kulit batang, dan biji kelor bermanfaat untuk meningkatkan jumlah sel kanker apoptosis pada pasien kanker payudara dan kolon. Ini adalah sel kanker yang mampu menghancurkan diri sendiri.

Studi lain yang dilakukan oleh para peneliti Israel menemukan bahwa kombinasi kelor dan terapi radiasi dapat mengurangi kelangsungan hidup serta metastasis sel kanker pankreas secara signifikan. Pengobatan ini juga efektif menghambat pertumbuhan tumor.

Cara Mengolah Daun Kelor untuk ASI

Selain bermanfaat untuk pengobatan, kelor juga dikenal manjur untuk memperlancar ASI pada ibu menyusui. Cara mengolah daun kelor untuk ASI yang paling mudah adalah dengan menyulapnya menjadi masakan. Berikut ini kami tampilkan resep gampang yang bisa dipraktikkan.

Sayur Bening Daun Kelor

Bahan:

  • 1 mangkuk daun kelor muda yang masih segar
  • 1 buah jagung manis, potong menjadi 3 bagian
  • 1 buah oyong/gambas, potong 1 cm
  • 1 buah tomat ukuran sedang, potong-potong
  • 1 genggam kemangi

Bumbu:

  • 4 butir bawang merah, iris halus
  • 1 cm temu kunci, cuci bersih
  • gula pasir secukupnya
  • garam secukupnya

Cara mengolah daun kelor menjadi sayur bening:

  1. Panaskan air di panci secukupnya. Masukkan jagung dan oyong, kemudian masak hingga matang.
  2. Masukkan bawang merah dan temu kunci, kemudian bumbui dengan garam dan gula secukupnya.
  3. Terakhir, masukkan kelor, tomat, dan daun kemangi. Masak sampai kelor dan kemangi sekadar layu, kira-kira 5 menit.
  4. Sajikan sayur bening daun kelor bersama nasi putih.

Sumber: Healthline, The Truth About Cancer, Rumah Kelor, Boldsky [tsr]

Intip Berbagai Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan

Editor Wisnubrata KOMPAS.com – Daun kelor memang sudah sering digunakan dalam ritual ataupun ramuan tradisional. Namun, secara ilmiah, manfaat daun kelor ternyata juga sudah banyak diteliti. Daun yang juga disebut moringa ini dipercaya dapat membantu menjaga kadar gula darah serta memiliki kandungan antioksidan tinggi. Selain itu, kandungan nutrisi daun kelor pun ternyata tak kalah baiknya. Sebagai komponen yang kerap digunakan dalam obat-obatan tradisional, manfaat daun kelor untuk kesehatan ternyata bukan mitos. Beberapa penelitian menyebutkan, daun yang satu ini bisa memberikan berbagai manfaat kesehatan, seperti: 1. Memberikan nutrisi untuk tubuh Daun kelor adalah sumber vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Dalam sekitar 20 gram daun kelor yang telah dipotong-potong, terkandung nutrisi sebagai berikut: Protein: 2 gram Vitamin B6: 19% dari rekomendasi konsumsi harian Vitamin C: 12% dari rekomendasi konsumsi harian Zat besi: 11% dari rekomendasi konsumsi harian Riboflavin (vitamin B2): 11% dari rekomendasi konsumsi harian Vitamin A: 9% dari rekomendasi konsumsi harian Magnesium: 8% dari rekomendasi konsumsi harian 2. Kaya akan antioksidan Antioksidan berfungsi untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Kadar radikal bebas yang terlalu tinggi, dapat meningkatkan risiko terhadap berbagai penyakit seperti diabetes melitus tipe 2, hingga penyakit jantung. 3. Membantu menurunkan kadar gula darah Daun kelor juga disebut dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Sayangnya, belum banyak penelitian yang mengungkapkan manfaat daun kelor dalam hal ini. 4. Membantu meredakan peradangan Daun kelor mengandung isotiosianat, yang merupakan zat antiperadangan. Sehingga, tumbuhan ini dipercaya dapat membantu meredakan peradangan yang terjadi di tubuh. 5. Menurunkan kolesterol Manfaat daun kelor yang disebut dapat membantu menurunkan kolesterol, membuatnya menjadi incaran banyak orang. Pada daun kelor, efek penurun kolesterolnya disebut mirip dengan almond dan oats. 6. Melindungi tubuh dari keracunan arsen Pada penelitian yang dilakukan di hewan uji, daun kelor disebut dapat melindungi tubuh dari racun arsenik, yang tidak jarang bisa masuk ke tubuh melalui kontaminasi makanan dan air. 7. Membantu mengatasi kanker Manfaat daun kelor lain yang tak kalah hebat adalah kemampuannya dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker. Hal ini membuat daun kelor juga berguna dalam membantu kemoterapi lebih efektif. 8. Baik untuk daya ingat Kandungan antioksidan serta zat-zat kimia yang ada dalam daun kelor, dipercaya dapat meredakan stres dan peradangan di otak. Hal ini membuatnya baik untuk meningkatkan daya ingat. 9. Baik untuk jantung Ekstrak daun kelor, disebut berpotensi mengatasi dislipidemia, salah satu jenis penyakit jantung akibat naiknya kadar kolesterol serta trigliserida di tubuh. 10. Mencegah anemia Kandungan zat besi yang cukup tinggi di dalam daun kelor membuatnya dipercaya dapat membantu mencegah anemia. Meski begitu, penelitian lebih jauh masih perlu dilakukan untuk memastikan manfaat daun kelor ini. 11. Berpotensi mengatasi infeksi bakteri Ekstrak daun kelor, juga dipercaya dapat membantu meredakan infeksi yang terjadi akibat bakteri. Pasalnya, tanaman ini mengandung bahan yang bersifat antimikrobial, sehingga mampu memusnahkan bakteri, terutama bakteri berjenis gram positif. 12. Dipercaya baik untuk wanita menopause Daun kelor yang dikonsumsi dalam bentuk bubuk, dipercaya dapat membantu meningkatkan kadar antioksidan pada wanita yang telah mengalami menopause. Pada usia menopause, kadar antioksidan di tubuh memang akan menurun akibat berkurangnya produksi hormon estrogen. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui manfaat daun kelor tersebut. 13. Baik untuk anak yang malnutrisi Salah satu manfaat daun kelor yang belum banyak diketahui adalah kemampuannya dalam membantu meningkatkan berat badan pada anak-anak dengan malnutrisi. Manfaat ini bisa didapat dengan mengonsumsi bubuk kelor selama dua bulan secara teratur. Ilustrasi daun kelor(shutterstock) Meski begitu, jangan serta-merta memberikan olahan daun ini pada anak. Perhatikan efek samping yang mungkin terjadi dan diskusikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai keamanannya. Hingga saat ini, memang masih belum banyak penelitian yang menyebutkan efek samping konsumsi daun kelor dalam jangka panjang. Namun, para ahli mengkhawatirkan, mengonsumsi daun kelor secara berlebih bisa menyebabkan mual, diare, dan heartburn. Selain itu, meski daun kelor dipercaya bermanfaat untuk kesehatan, Anda sebaiknya tidak mencoba menggunakan bagian lain dari pohon kelor yang belum terbukti khasiatnya secara ilmiah. Misalnya, mengonsumsi akar pohon kelor. Pasalnya, akar pohon kelor disebutkan mengandung bahan beracun. Baca juga: Mengenal Khasiat Daun Kelor untuk Kecantikan Selain itu, hindari konsumsi ekstrak pohon kelor apabila sedang hamil dan menyusui, untuk mencegah pengaruhnya pada janin dan bayi. Jika Anda mengonsumsi suplemen yang mengandung daun kelor, pastikan suplemen tersebut telah tercatat di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), untuk memastikan keamanannya. Selain itu, waspadai juga kemungkinan munculnya reaksi alergi daun kelor. Meski alami, bukan berarti kita dapat menggunakannya secara sembarangan. Segera hubungi dokter apabila muncul gejala alergi seperti sesak napas, gatal, dan ruam setelah mengonsumsi tanaman ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Intip Berbagai Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan”, https://lifestyle.kompas.com/read/2019/08/29/154133020/intip-berbagai-manfaat-daun-kelor-untuk-kesehatan?page=all.

Editor : Wisnubrata

Manfaat Daun Kelor untuk Menurunkan Kolesterol

Kelor (Moringa oleifera) memiliki daun majemuk yang kecil – kecil berwarna hijau. Pohon kelor juga menghasilkan buah kelor berbentuk seperti kacang panjang namun lebih keras, yang disebut kelentang. Baik daun maupun buahnya dapat dimasak dan dijadikan sayur. Kelor memiliki banyak kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Daun kelor dan kelentang memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, vitamin A, kalsium, potasium, protein, mineral, magnesium, zat besi dan sebagainya. Salah satu manfaat daun kelor ini adalah dapat menurunkan kadar kolestrol dalam tubuh.

Mengenal Kolestrol Pada Tubuh

Sebelum mengetahui manfaat daun kelor untuk menurunkan kadar kolestrol, kita perlu ketahui apa sih kolesterol itu? Kolesterol adalah lemak yang berada dalam aliran darah atau sel tubuh. Kolesterol dibagi menjadi 2, yaitu : Kolestrol baik (HDL) yang berguna untuk cadangan metablisme tubuh dan Kolesterol jahat (LDL) yang menyebabkan munculnya beberapa penyakit

Kadar kolesterol yang berlebihan dapat memberikan dampak buruk untuk kesehatan. Kadar kolestrol yang tinggi dapat menumpuk pada pembuluh darah dan menghambat aliran darah dalam vena, yang merupakan penyebab tersering munculnya penyakit jantung koroner dan stroke. Begitu bahayanya efek dari peningkatan kadar kolesterol dalam darah ya.

 

Cara Kerja Kolestrol

Saat konsumsi makanan, organ pertama sebagai penyimpan makanan adalah lambung. Lambung bertugas menghaluskan makanan dan meneruskannya ke usus. Usus berperan dalam penyerapan sari-sari makanan. Sari-sari makanan dikirim ke hati untuk disebar ke seluruh tubuh. Hati menghasilkan VLDL dalam prosesnya. VLDL ini adalah lipopretein yang paling banyak mengandung trigliserida dan akan diubah menjadi LDL dalam pembuluh darah. LDL atau lemak jahat yang biasanya melekat pada pembuluh darah.

Seiring dengan penebalan lemak yang melekat di pembuluh darah, kemudian terjadinya arterisklerosis atau plak lemak dalam pembuluh darah. Penyumbatan oleh plak di pembuluh darat dapat mengakibatkan kerja jantung meningkat dan pecahnya plak (trombus) dapat mengalir ke ke pembuluh darah atau cabang arteri yang lebih kecil. Jika trombus sampai ke arteri koroner maka akan menjadi penyakit jantung koroner, apabila trombus sampai pada percabangan arteri di otak maka akan terjadi stroke.

Cara Menurunkan Kadar Kolesterol Tubuh dengan Daun Kelor

Bagaimana caranya mencegah kadar kolesterol yang tinggi dalam tubuh? Beberapa pilihan bisa dilakukan, antara lain seperti menjaga berat badan ideal, olahraga rutin minimal 30 menit perhari, mengurangi makanan berlemak, jauhi junkfood, makan buah-buahan dan sayur-sayuran hijau. Lalu, bagaimana jika kadar kolesterol dalam tubuh sudah tinggi? Anda perlu melakukan hal-hal diatas ditambah konsumsi makanan-makanan yang dapat membantu Anda menurunkan kadar kolesterol tubuh. Salah satunya yaitu dengan mengkonsumsi daun kelor atau buah kelor.

Hasil penelitian terhadap daun kelor membuktikan adanya pengaruh ekstrak daun kelor terhadap penurunan kadar kolesterol pada tikus uji coba. Hipotesa yang muncul memunginkan efek tersebut merupakan peran dari senyawa bio aktif, sitosterol pada daun kelor. Peran sitosterol atau disebut juga beta sitosterol ini mampu meningkatkan fungsi usus dalam menyerap lemak atau kolesterol sehingga kadar kolesterol yang beredar dalam darah dapat diturunkan. Hal itu dapat mencegah perubahan VLDL menjadi LDL atau lemak jahat.

Obati Kolesterol Secara Alami Pakai Daun Kelor, Ini Manfaat Lainnya!

Kelor atau dalam bahasa latin disebut Moringa oleifera merupakan salah satu jenis tumbuhan yang kaya akan manfaat.

Bahkan di Eropa pun daun ini dijadikan sebagai obat, parfum hingga produk kecantikan. Karena  banyak sekali kegunaannya, kamu pun harus tahu bagaimana cara mengonsumsi daun kelor supaya bisa ikut merasakan khasiatnya.

Faktanya daun kelor memang memiliki segudang manfaat yang tersimpan.

Buah kelor yang disebut kelentang, kerap digunakan sebagai tambahan sayur, bunga kelor yang sangat wangi diproduksi untuk pembuatan parfum sejak lama oleh beberapa produk kecantikan, lalu daunnya memiliki puluhan khasiat untuk tubuh manusia.

Yuk Ma, ketahui cara mengonsumsi daun kelor untuk mendapat khasiatnya secara maksimal untuk kesehatan.

1. Anti stres

1. Anti stres

Unsplash/carlijeen

Bеrdаsаrkаn hаsil penelitian dаlаm Jоurnаl оf Рhаrmаcоlоgy аnd Рhаrmаcоdynаmics, dikаtаkаn bаhwа daun kelor menjadi salah satu аdарtоgеn аlаmi.

Аrtinyа, tаnаmаn ini mempunyai kеmаmрuаn untuk mеlindungi tubuh dаri еfеk tоksik yаng diрicu оlеh strеs.

Seduh dengan air masak dan minum seperti mengonsumsi air teh beberapa kali agar mendapatkan manfaat daun kelor untuk mengatasi stres.

2. Mengurangi peradangan

2. Mengurangi peradangan

ivfclinicsindia.com

Реrаdаngаn merupakan rеsроns аlаmi dаri tubuh tеrhаdар cedera atau infeksi yang terjadi di dalam tubuh. Namun реrаdаngаn yаng bеrkеlаnjutаn diyаkini mеnjаdi sаlаh sаtu penyebab penyakit jаntung dаn kаnkеr.

Kаndungаn аnti-inflаmаsi yаng tеrkаndung dalam daun kelor inilah yang disebut-sebut bisa mеngurаngi реrаdаngаn раdа tubuh.

3. Kaya akan antioksidan

3. Kaya akan antioksidan

Freepik/katemangostar

Manfaat daun kelor berikutnya adalah sebagai antiоksidan yаng bisa mеlаwаn rаdikаl bеbаs di dаlаm tubuh.

Tingkаt rаdikаl bеbаs yаng tinggi bisa mеnyеbаbkаn strеs hingga mеnimbulkаn bаnyаk реnyаkit krоnis, sаlаh sаtunyа diаbеtеs.

Mеmanfaatkаn daun kelor yаng kаyа аntiоksidаn bisa dijadikan sоlusi untuk mеnurunkаn rаdikаl bеbаs dаlаm tubuh. Daun kelor bisa diseduh mеnjаdi tеh аtаu еkstrаknyа dараt dimanfaatkаn sеbаgаi bаhаn реngаwеt mаkаnаn secara alami.

4. Mengobati arthitis

4. Mengobati arthitis

momtricks.com

Daun kelor juga dapat mеngurаngi реrаdаngаn dаn rаsа sаkit dari bеbеrара bеntuk аrthritis. Dаlаm studi hеwаn lаbоrаtоrium, еkstrаk daun kelor bisa mеngurаngi kереkааn tеrhаdар rаngsаngаn yаng mеnyаkitkаn раdа sеndi rеmаtik.

Раrа реnеliti pun mulai mencatat bаhwа kоmbinаsi аkаr dаn еkstrаk daun mеmiliki “еfеk sinеrgis” untuk mеngurаngi rаsа sаkit.

5. Menurunkan gula darah

5. Menurunkan gula darah

freestufffinder.com

Gulа dаrаh bisa menjadi mаsаlаh sеrius untuk kеsеhаtаn. Gulа dаrаh yаng tinggi bisa menyebabkan diаbеtеs. Lambat laun tingginyа gulа dаrаh dараt mеnyеbаbkаn реnyаkit kronis sереrti jаntung.

Sаlаh sаtu cаrа mеnurunkаn kаdаr gulа dаrаh yakni dengan mеmanfaatkan daun kelor.

Sеbuаh реnеlitiаn menggunakan daun kelor sеbаnyаk 50 grаm, lalu mеncаmрurnyа kе dаlаm mаkаnаn. Kemudian hasilnya diketahui bisa mеngurаngi kеnаikаn gulа dаrаh sеbеsаr 21 реrsеn.

6. Menurunkan kolestrol

6. Menurunkan kolestrol

Freepik/nensuria

Jumlаh kоlеstеrоl yаng tinggi di dаlаm dаrаh bisa mеningkаtkаn risikо реnyаkit jаntung. Untungnyа, bаnyаk mаkаnаn yаng bisa menurunkan kоlеstеrоl dаlаm tubuh, sереrti daun kelor, gаndum, hingga almond.

Sama dengan cara mengonsumsi biasanya, seduh daun kelor seperti ingin minum teh.

Baca juga:  7 Manfaat Daun Kelor yang Ampuh untuk Mengobati Penyakit

7. Anti kanker

7. Anti kanker

Unsplash/Jon Ly

Cara mengonsumsi daun kalor dan manfaatnya yakni sebagai anti kanker. Anti kаnkеr раdа еkstrаk daun kelor sudah ditunjukkаn dаlаm studi kultur jаringаn sеl kаnkеr sеrviks mаnusiа dalam sebuah penelitian Fооd аnd Chеmicаl Tоxicоlоgy.

Ternyata manfaat daun kelor lainnya adalah bisa mеncеgаh реrtumbuhаn dаn rерrоduksi sеl-sеl kаnkеr. Реnеliti  juga mеnyimрulkаn bаhwа daun kelor mеnunjukkаn роtеnsi pencegah kanker secara alami.

Itulah cara memanfaatkan daun kelor untuk mengobati berbagai macam penyakit. Bukan hanya mengatasi kolesterol, kamu juga bisa mengatasi sakit lainnya bahkan mencegah risiko kanker.

6 Manfaat Tak Terduga Daun Kelor, Bisa Menurunkan Kolesterol

TEMPO.COJakarta – Daun kelor atau Moringa oleifera diakui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tanaman ini mengandung tinggi antioksidan dan senyawa lain yang dibutuhkan tubuh.  Sejauh ini, para ilmuwan telah membuktikan enam manfaat daun kelor, mulai dari mengurangi peradangan sampai dengan membantu menurunkan kolesterol.

Di Indonesia, daun kelor sering dikonsumsi sebagai sayur. Tapi karena khasiatnya yang banyak, mulai banyak orang yang mengolahnya menjadi makanan lain, seperti puding atau keripik. Bahkan, kini tersedia bubuk daun kelor yang dijual dalam bentuk kapsul sebagai suplemen. Kandungan nutrisi yang tinggi ini menjadikan daun kelor sebagai alternatif untuk memenuhi masalah gizi di negara-negara berkembang.

Dikutip dari Health Line, berikut enam manfaat daun kelor yang didukung oleh penelitian ilmiah.

1. Bergizi tinggi

Hampir semua bagian pohon ini bisa dikonsumsi atau digunakan sebagai obat tradisional, terutama daun dan buahnya yang mirip kacang polong. Selain disukai banyak orang, daun dan buahnya mengandung banyak vitamin dan mineral.

Satu cangkir daun kelor segar mengandung protein 2 gram, vitamin B6 19 persen dari angka kebutuhan gizi atau AKG, vitamin C 12 persen dari AKG, besi 11 persen dari AKG, vitamin B2 11 persen dari diet yang direkomendasikan, vitamin A 9 persen dari AKG, dan magnesium 8 persen dari AKG. Namun, jangan harap daun kelor kering atau suplemennya mengandung nutrisi yang setinggi ini.

Kandungan vitamin dan mineral buahnya tidak setinggi daun kelor, tapi kaya akan vitamin C. satu cangkir biji kelor mengandung 157 persen dari AKG.

Sayangnya, daun kelor juga memiliki kelemahan yaitu mengandung kadar antinutrien tinggi yang dapat mengurangi penyerapan mineral dan protein.

2. Kaya antioksidan

Antioksidan membantu tubuh melawan radikal bebas yang tinggi dapat menyebabkan stres oksidatif beberapa penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Selain vitamin C dan betakaroten, daun kelor juga mengandung quercetin yang dapat membantu menurunkan tekanan darah; juga asam klorogenik yang dapat menurunkan kadar gula darah setelah makan.

3. Menurunkan gula darah

Kadar gula darah yang tinggi pada pasien diabetes dapat memicu masalah kesehatan lainnya seperti penyakit jantung. Beberapa penelitian yang dimuat di National Center for Biotechnology Information atau NCBI menunjukkan bahwa kelor dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Namun, sebagian besar bukti didasarkan pada penelitian pada hewan. Hanya beberapa studi berbasis manusia yang ada, dan mereka umumnya berkualitas rendah.

4. Mengurangi peradangan

Peradangan sebenarnya merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera, tetapi dapat menjadi masalah kesehatan jika terus berlanjut. Peradangan yang berkelanjutan bisa memicu penyakit serius seperti jantung dan kanker. Para ilmuwan membuktikan bahwa daun kelor dan buahnya mengandung senyawa antiinflamasi yang dapat mengurangi peradangan, seperti hasil penelitian yang dipublikasikan di Pharmaceutical Bilogy pada 2009.  Namun sejauh ini, studi baru terbatas pada penelitian tabung dan hewan. Perlu penelitian lebih lanjut tentang efeknya untuk manusia.

5. Menurunkan kolesterol

Penelitian pada hewan maupun manusia membuktikan bahwa daun kelor memiliki efek menurunkan kolesterol, menurut penelitian yang terdaftar di NCBI. Untuk diketahui, kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

6. Penawar racun arsenik

Makanan dan minuman sangat mudah terkontaminasi arsenik, termasuk jenis beras tertentu. Dalam jangka panjang, paparan racun ini bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan, termasuk kanker dan jantung. Beberapa penelitian pada tikus membuktikan daun kelor dan buahnya dapat melindungi tubuh dari efek keracunan arsenik. Sayangnya efek yang sama belum diteliti untuk manusia.